October 25, 2016

Resep Masakan dan Cara Memasak Gerengsengan Ko'ol Legendaris/Recipes and Cooking Snails / Kol Legendary

Grengsengan Ko'ol


Bahan:

3 Kilo gram Ko'ol yang belum dikupas
 5 Siung bawang putih
5 Siung bawang merah
11 biji cabe rawit merah jika tidak suka pedas bisa dikurangi
1/4 Jari kunyit/ sepotong kecil kunyit
1 Sendok teh kemiri
3 Lembar daun jeruk
5 Sendok makan minyak goreng
Sepotong jahe/secuil jahe
1 Batang serai
Garam secukupnya
penyedap Secukupnya
Kecap manis secukupnya

Cara Membuat

Masak ko'ol yang belum dikupas di panci yang telah di isi air
Jika sudah matang angkat dan keluarkan ko'ol dari cangkangnya dengan menggunakan lidi
Haluskan semua bumbu yang ada
Panaskan minyak di wajan
Masukkan semua bumbu halus ke dalam wajan
Aduk aduk masak bumbu hingga harum
Masukkan ko'ol yang telah dipisahkan dari cangkangnya
Aduk hingga bumbu tercampur rata
Masak hingga matang
Tereeeeng siap di sajikan selamat mencoba :) 



Daftar Rujukan

Gerengsengan Ko'ol, Ala Najmal Falah

Resep Masakann da Cara Memasak Tahu Tek Telor Legendaris/Recipes da Cooking Egg Legendary Tek Know



Tahu Tek  Telor

Bahan:
2 Buah lontong (@100 gr/buah)
dipotong agag tebal
4 Buah tahu (@ 50 gr/buah)
dipotong kotak kotak kecil
90 gr kentang, direbus dikupas iris kotak-kotak tipis
3 Butir telur ayam segar
1 1/4 Sendok teh garam
1/2 Sendok teh merica
200 Mili minyak untuk menggoreng

Bahan Pelengkap:
150 Gram tauge, buang ekornya. rebus sebentar dengan air panas, angkat, sisihkan.
50 Gram daun bawang, iris halus
25 Gram daun seledri, iris kasar
Bawang goreng secukupnya

Bahan untuk Saus
100 Gram kacang tanah goreng, buang kulitnya
2 Siung bawang putih
3 Biji cabe rawit, digoreng sebentar (jumlah sesuai selera)
1 1/4 Sendok makan petisudang sidoarjo
2 Sendok makan Kecap manis bango
150 mili air matang
Garam secukupnya

Cara Membuat:
1.      Di dalam mangkuk, kocok telor, lalu tambahkan potongan tahukotak, potongan kentang rebus, dan garam serta merica, lalu aduk merata, kemudian bagi menjadi 3 bagian, sisihkan.
2.      Panaskan minyak di dalam wajan, lalu goreng adonan telur tadi seperti membuat telur dadar hingga matang di kedua sisinya, lakukan demikian untuk adonan berikutnya, sisihkan.
3.      Untuk membuat saus, campurkan semua bahan-bahan bumbu, air matang bisa ditambah atau dikurangi sesuai keinginan untuk kekentalanya.
4.      Siapkan piring saji, atur dan susun berurutan potongan lontong, potongan telur dadar, tauge rebus kemudian siram dengan bumbu.
5.      Taburkan di atasnya irisan daun bawang, daun seledri serta bawang goreng juga kerupuk sebagai pelengkap.
6.      Tambahkan kecap manis di atas kerupuk tadi tereeeeng siap di sajikan semoga sukses.



Daftar Rujukan
Tahu Tek Telor, Ala Cak Kahar Surabaya, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara



Resep Masakan dan cara Memasak Nasi Pindang Legendaris/Resep Masakan dan cara Memasak Nasi Pindang Legendaris



Nasi Pindang

Bahan:
500 Gram daging sapi (bagian sandung lamur)
2 Liter air Matang
Bumbu yang Dihaluskan:
35  Gram bawang merah, masih ada kulit, dibakar dikupas.
15 Gram bawang  daun jerukputih
4 Cm kunyit
1 Sendok teh ketumbar sangrai
1/2 Sendok teh terasi sidoarjo
4 Buah keluwek, yang tuwa dan isinya berwarna hitam mengkilat

Bumbu Tambahan
2 Lebar daun salam
3 Batang serai digeprak bagian putihnya
7 lebar daun jeruk
2 Sendok makan kecap manis
1 Sendok makan gula
1 Sendok teg gula merah
5 Gram air asam jawa
100 Gram daun belinjo
4 Sendok makan minyak goreng untuk menumis, garam secukupnya

Makanan Pendamping:
Telur rebus, Tahu bacem, dan tempe bacem, Rempeyek

Cara Membuat:

  1. Di dalam wajan panaskan minyak, kemudian masukkan daun serai daun salam dan daun jeruk, aduk sebentar, kemudian masukkan bumbu bumbu halus, tumis hingga harum.
  2. Masukkan potongan daging, kemudian aduk aduk hingga bumbu merata.
  3. Tambahkan air matang, biyarkan mendidih, kemudian kecilkan api dan tutup panci. masak hingga daging empuk.
  4. Tambahkan garam gula merah, air asam jawa dan kecap manis, aduk aduk hingga bumbu meresap.
  5. Masukkan daun melinjo dan masak hingga daun melinjo matang, jika semua udah matang tereeeeng siap disajikan.


Daftar Rujukan
Nasi Pindang, Ala Pak Ndud Semarang, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara



October 24, 2016

Cara Membuat Bubur Bayi Alami Usia 1 bulan-2tahun/How to Create a Natural Baby porridge Age 1 month-2 years

 Bubur Bayi Alami

Bahan:
1 Kilo gram beras boleh juga menggunakan ketan merah/ beras merah
1/4 Kacang ijo

Proses:
Rendam kacang ijo dan beras kurang lebih 3 jam
Haluskan beras dan kacang ijo dengan diselep atau blender
Sangrai beras dan kacang ijo yang telah lembut hingga matang

Cara membuat  bergizi siap dihidangkan
Tuang 1 gelas air kedalam panci
Tuang 3 sendok makan bubuk beras kacang ijo yang telah disangrai
Beri garam secukupnya
Penyeda secukupnya
Masak sambil diaduk aduk sampai mengental
Tereng bubur bayi hangat bergizi siap dihidangkan

Daftar Rujukan 
Bubur Bayi Alami, Ala siti Rohilah Malang

Cara Masak dan Resep Tengkleng Klewer Legendaris/Cooking and Recipes Tengkleng Klewer Legendary

 Tengkleng Klewer

Bahan Untuk Sate:
500 Gram iga kambing, dipotong sesuai selera
500 Gram usus kambing, jeroan lidah telinga kambing potong kecil-kecil

Bumbu yang Dihaluskan:
12 Siung bawang merah
6 Siung bawang putih
6 Cm kunyit
6 Biji kemiri sangrai
1 Biji pala

Bumbu yang dimemarkan:
4 Cm jahe
4 Cm lengkuas
2 Batang serai

Bahan Lainya:
4 Lembar daun jeruk
2 Lembar daun salam
3 Cm kayu manis
6 Butir cengkeh
1 Liter air matang
4 Sendok makan minyak goreng
Garam secukupnya
kecap manis secukupnya

Cara Membuat:
Didihkan air di dalam pancirebus iga sapi selama 3 menit sehingga berbusa dan beraroma
Sisikan iga sapinya bersihkan busanya, lakukan hal yang sama pada usus jeroan dll
Panaskan wajan tumis semua bumbu yang ada kecuali air matang dan iganya
masukkan iga dan santan
masukkan air matang
Beri kecap dan garam secukupnya tungguh sampai matang
Tereeng siap disajikan selamat mencoba
 
Daftar Rujukan
Tengkleng Klewer, Ala Bu Edi Solo, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

Do'a Setelah Makan/Prayer After Meals

Bismillahirrahmanirrahiim
Alhamdulillahilladzi At'amana wasaqona waja'alana minal muslimiin

Artinya: Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Penyayang
Segala puji bagi Allah dzat yang memberikan kami makanan dan minuman dan menjadikan kami dari golongan orang-orang muslim


Meaning: In the Name of Allah the Merciful Again Merciful

Praise be to Allah the One who gives us food and drink and make us from among those Muslims

Do'a Sebelum Makan/Prayer Before Eating

Bismillahirrahmanirrahiim,
Allahumma Barik Lana Fiima Razaktana Waqina Adzabannar Aamiin

Artinya: Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Penyayang
Yaa Allah berkahilah makanan yang telag engkau berikan kepada kami dan jagalah kami dari siksa api neraka Aamiin (kabulkanlah ya Allah).

Meaning: In the Name of Allah the Merciful Again Merciful

Yaa Allah bless telag food you give to us and keep us from the torment of hell fire Aamiin (graciously, O God).

Resep Masakan Sate Klatak Legendaris/Legendary Recipes Sate klotak

Sate Klatak

Bahan Untuk Sate
500 Gram daging kambing muda
50 Gram bawang putih haluskan
15 Gram bawang merah
1 Butir Jeruk Limo, peras airya dan garam secukupnya

Bahan Olesan
250 Gram mentega
50 Gram bawang putih panggang dan haluskan
25 Gram jahe haluskan
180 mili kecap

Cara Membuat Sate
  1. Potong daging kambing untuk ukuran sate.
  2. Dalam wadah bumbui daging kambing tadi dengan bumbu yang telah dihaluskan.
  3. Tambahkan air jeruk limo dan garam seccukupnya, diamkan di lemari pendingi untuk beberapa lama sebelum ditusuk dengan tusukan sate.
  4. Panggang dan sambil dioles dengan bumbu oles.
  5. Sajikan dengan kuwah gule lebih mantap, 

anda dapat melihat resep kuwah gule di sini : http://najfalah.blogspot.co.id/2016/10/masakan-dan-resep-kuwah-gule.html

Daftar Rujukan
Sate Klatak, Ala Mak Adi Yongyakarta, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

Masakan dan Resep Kuwah Gule Legendaris/Cuisine and Recipes Kuah Gule Legendary

Bahan Kuwah Gule Kambing
300 Gram tetelan daging kambing iris tipis
1/4 Sendok teh cengkeh bubuk
1/2 Sendok teh kayu manis bubuk
1 Sendok makan ketumbar bubuk
1/4 Sendok teh jintan bubuk
2 Batang serai
3 Lembar daun jeruk
1 Sendok makan air asam jawa
3 Sendok makan minyak goreng
500 mili santan cair
200 mili santan kental

Bumbu Halus Untuk Gulai
2 Siung bawang merah
5 Siung bawang putih
2 Cm cabe
2 Cm kunyit
3 Butir kemiri
3 Cm lengkuas
Garam dan merica secukupnya dan bawang goreng secukupnya

Cara Membuat Gulai
  1. Tumis bumbu halus, serai dan daun jeruk hingga agag harum, kemudian masukkan irisan tetelan daging dan tumis hingga matang.
  2. Masukkan bumbu-bumbu kering, masukkan santan, masak hingga mengental.
  3. Tambahkan santan kental
  4. Siap disajikan tereeeng lebih mantap jika disajikan dengan Sate Klatak, untuk resep sate Klatak anda bisa lihat di sini:http://najfalah.blogspot.co.id/2016/10/resep-masakan-sate-klotak.html

Daftar Rujukan
Kuwah Gule, Ala Mak Adi Yongyakarta, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

October 23, 2016

Masakan Nasi Goreng Kambing Legendaris/Nasi Goreng Kambing Legendary Cuisine

 Masakan Nasi Goreng Kambing

Bahan
300 Gram daging kambing iris kecil-kecil atau poton kotak kotaak
450 Gram nasi
100 Gram minyak samin
100 Ml kaldu kambing
2 Cm kayu manis
1 lembar daun bay/salam juga boleh

Bumbu yang dihaluskan
7 Siung bawang merah
4 Siung bawang putih
4 Biji cabe merah
2 Biji cabe rawit merah
1/4 Sdt kunyit bubuk
1/4 Sdt jintan bubuk
2 Biji cengkeh haluskan
2 Biji kapulaga, haluskan
Kecap manis secukupnya
Garam secukupnya

Cara membuat
  1. Panaskan minyak samin di dalam wajan, masukkan kayu manis, daun bay/salam dan bumbu halus lalu tumis hingga harum, tambahkan daging kambing di dalamnya lalu aduk hingga rata.
  2. Tambahkan kaldu kambing tunggu sampai mendidih hingga agag kental.
  3. Masukkan nasi, beri kecap garam dan aduk rata hingga nasi agag kering.
  4. Siap disajikan taburkan acar dan krupuk di atasnya
  5. Tereeeng selamat mencoba semoga sukses 


    Daftar Rujukan
    Nasi Goreng Kambing, Ala Kebon Siri, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

Menginjak Umur 6/8 Bulan Sampai 2 Tahun Anak Sering Sakit/Stepping Age 6/8 Months And 2 Years Often Sick Children

Salam santun untuk bunda
Bagi para bunda jangan terlalu khawatir ketika anak sakit pada usia 6-2 tahun, tetap tenang agar dapat merawat si kecil dengan baik, mungkin anda pernah mengalami buah hati anda sering sakit pada usia demikian namun janganlah terlalu khawatir, karena yang demikian itu wajar anak dalam usia demikian adalah masa masa pertumbuhan.

Seringnya anak sakit pada usia demikian itu karena tubuh si anak dalam proses menuju perkembahan penuaan tubuhnya, sering kali anak bergerak kesana kemari sehingga ketika tubuh anak telah merasakan lelahnya maka sering kali dia merasakan sakit semua badanya bahkan panas yang sangat tinggi

  1. Apa Yang Harus Bunda Lakukan
  2. Ada beberapa tips yang bagus dan bisa di lakukan 
  3. Seperti biyasa periksakan anak ke Puskesmas/Bidan/Dokter
  4. Jika panas berikan/oleskan bubuk dari tumbuh tumbuhan alami
  5. Berikan anak madu
  6. Telur ayam kampung yang setengah matang ambil kuning kuninya berikan ke anak anda agar daya tahan tubuhya semakin kuat
  7. Beri perasan kunyit yang manis tentunya
  8. Pijatkan anak
  9. Jangan sering dibawa perjalanan
  10. Istirahatkan anak dengan baik jangan sampai sering kaget, jika anak terkejut segera beri minum
  11. Mengkondisikan anak dalam keadaan tenang saat beristirahat 
  12. Doakan anak baik di suwu' oleh kiyai atau ustad atau orang yang ahli dalam bdangnya
  13. Berdo'a
  14. Sabar Tawakkal


Ok semoga buah hati anda tetap dalam keadaan sehat love beby


October 22, 2016

Resep Masakan Oseng Oseng Mercon Masakan Legndaris dan Cara membuat/Recipes Oseng Oseng Mercon legendary cuisine and How to create

 Oseng-Oseng Mercon

Bahan:
500 Gram Daging sapi diiris kecil-kecil
3 lembar daun salam
3 Cm Lengkuas, Iris lalu Gprak
5 Gram Gula merah
5 Sendok makan minyak Goreng
300 mili air matang, garam dan kecap secukupnya

Bumbu yang Dihaluskan
200 Gram Cabe Rawit Merah
50 Gram Cabe Merah Kering
10 Siung Bawang Merah
5 Siung Bawang Putih
2 Cm Jahe

Cara Membuat
  1. Panaskan minyak di dalam wajan masukkan lengkuas, daun salam serta bumbu yang telah dihaluskan, tumis hingga kelihatan agag matang
  2. Masukkan dading sapi kedalamnya aduk mereta, tambahkan air masak hingga dagng empuk
  3. Tambahkan gula merah garam dan kecap manis
  4. Aduk terus hingga bumbu meresap
  5. Siap disajikan taburkan bawang goreng di atasnya, tereeeng Selamat mencoba :)


Daftar Rujukan
Oseng-Oseng Mercon, Ala Bu Narti Yongyakarta, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

Sate Jamur Masakan Legendaris Turun Temurun

Sate Jamur

Bahan Untuk Sate:
300 Gram Jamur tiram dibersihkan dipotong memanjang

Bumbu yang dihaluskan:
2 siung bawang putih panggang
1 siung bawang merah segar
3 biji cabe rawit merah (jumlah tergantung slera)
5 butir mericah putih

Bahan Lainya:
1/2 sendok makan kecap manis bango
1/2 sndok makan saus tiram
1/2 sndok makan saus ikan
1sendok makan mentega
1buah kuas untuk memoles
10 buah tusukan sate

Cara Membuat
1.Panaskan kukusan, kukus jamur hingga agag layu, sisihkan
2.Campur smua bumbu dalam wadah
3Tusuk Jamur tiram yang sudah dikukus
4 Dengan Kuas oleskan Bumbu tadi
5 panggang sebentar dan tiriskan treeeeng siap di sajikan slamat mencoba :)

Daftar Rujukan
Sate Jamur, Ala Cak Oney, Bango Resep Legendaris Kuliner Nusantara

Perayaan yang Umum dan Populer di Indonesia/Public celebrations and Popular in Indonesia

Karnaval
banyak orang indo yang berbondong bondong mengikuti  dan m non tonya
seperti foto di bawah ini hehheh


Cara Perawatan Bayi Usia 1-6 Bulan/How Baby Care Age 1-6 Months

Bagi anda memiliki bayi usia 1-6 bulan ada trik dan tips yang mungkin bermanfaat bagi anda
Perawatan bayi
1.Dimandikan 3 kali sehari menggunakan air hangat, sabun,sampo bisa ditambah detol atau daun daunan untuk pencegah gatal gatal
2.setelah mandi beri minyak telon/telon +anti yamuk, beri bedak
3..memberi pakaian bayi yang hangat jangan lupa kasi kasut kaki dan tangan serta topi dan gedongnya selimut bayi
4.beri kerodong/selambu agar tidak digigit yamuk
slamat mencoba semoga bayi anda selalu ceria :)


October 16, 2015

PENGERTIAN "KULLU BID'AH DHOLALAH"



Makna  “KULLU BID’AH DHOLALAH”  
Pada firman Allah yang berbunyi : Waja`alna minal maa-i KULLA syai-in hayyin. Lafadz KULLA disini, haruslah diterjemahkan dengan arti : SEBAGIAN. Sehingga ayat itu berarti: Kami ciptakan dari air sperma, SEBAGIAN makhluk hidup.Karena Allah juga berfirman  menceritakan tentang penciptaan  jin dan Iblis yang berbunyi: Khalaqtanii min naarin. Artinya : Engkau (Allah) telah menciptakan aku (iblis) dari api. 
Dengan demikian, ternyata lafadl KULLU, tidak dapat diterjemahkan secara mutlak dengan arti : SETIAP/SEMUA, sebagaimana umumnya jika merujuk ke dalam kamus bahasa Arab umum, karena hal itu tidak sesuai dengan kenyataan. 
Demikian juga dengan arti hadits Nabi saw. : Fa inna KULLA BID`ATIN dhalalah,. Maka harus diartikan: Sesungguhnya SEBAGIAN dari BID`AH itu adalah sesat. 
Kulla di dalam Hadits ini, tidak dapat diartikan SETIAP/SEMUA BID`AH itu sesat, karena Hadits ini juga muqayyad atau terikat dengan sabda Nabi saw., yang lain: Man sanna fil islami sunnatan hasanatan falahu ajruha wa ajru man `amila biha. Artinya : Barangsiapa memulai/menciptakan perbuatan baik di dalam Islam, maka dia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikutinya. 
Jadi jelas,  ada perbuatan baru yang diciptakan oleh orang-orang di jaman sekarang, tetapi dianggap baik oleh Nabi saw. dan dijanjikan pahala bagi pencetusnya, serta tidak dikatagorikan BID`AH DHALALAH. 
Sebagai contoh dari man sanna sunnatan hasanah  (menciptakan perbuatan baik) adalah saat Hajjaj bin Yusuf memprakarsai pengharakatan pada mushaf Alquran, serta pembagiannya pada juz,  ruku`,  maqra, dll yang hingga kini lestari, dan sangat bermanfaat bagi seluruh umat Islam.
Untuk lebih jelasnya, maka bid’ah itu dapat diklasifikasi sebagai berikut : Ada pemahaman bahwa Hadits KULLU BID`ATIN DHALALAH diartikan dengan: SEBAGIAN BID`AH adalah SESAT,  yang contohnya :
1. Adanya sebagian masyarakat yang secara kontinyu bermain remi atau domino setelah pulang dari mushalla.
2. Adanya kalangan umat Islam yang menghadiri undangan Natalan.
3. Adanya beberapa sekelompok muslim yang memusuhi sesama muslim, hanya karena berbeda pendapat dalam masalah-masalah ijtihadiyah furu`iyyah (masalah fiqih ibadah dan ma’amalah),  padahal sama-sama mempunyai pegangan dalil Alquran-Hadits, yang motifnya hanya karena merasa paling benar sendiri. Perilaku semacam ini dapat diidentifikasi sebagai BID`AH DHALALAH). 
Ada pula pemahaman yang mengatakan, bahwa amalan baik yang terrmasuk ciptaan baru di dalam Islam dan tidak bertentangan dengan syariat Islam yang sharih, maka disebut SANNA (menciptakan perbuatan baik). Contohnya:
  1. Adanya sekelompok orang yang mengadakan shalat malam (tahajjud) secara berjamaah setelah shalat tarawih, yang khusus dilakukan pada bulan Ramadhan di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi, seperti yang dilakukan oleh tokoh-tokoh beraliran Wahhabi Arab Saudi semisal Syeikh Abdul Aziz Bin Baz dan Syeikh Sudaisi Imam masjidil Haram, dll. Perilaku ini juga tergolong amalan BID`AH karena tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw., tetapi dikatagorikan sebagai BID’AH HASANAH atau bid’ah yang baik. 

Melaksanakan shalat sunnah malam hari dengan berjamaah yang khusus dilakukan pada bulan Ramadhan, adalah masalah ijtihadiyah yang tidak didapati tuntunannya secara langsung dari Nabi saw. maupun dari ulama salaf, tetapi kini menjadi tradisi yang baik di Arab Saudi. Dikatakan Bid’ah Hasanah karena masih adanya dalil-dalil dari Alquran-Hadits yang dijadikan dasar pegangan, sekalipun tidak didapat secara langsung/sharih, melainkan secara ma`nawiyah. Antara lain adanya ayat Alquran-Hadits yang memerintahkan shalat sunnah malam (tahajjud), dan adanya perintah menghidupkan malam di bulan Ramadhan. 

Tetapi mengkhususkan shalat sunnah malam (tahajjud) di bulan Ramadhan setelah shalat tarawih dengan berjamaah di masjid, adalah jelas-jelas perbuatan BID`AH yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. dan ulama salaf. Sekalipun demikian masih dapat dikatagorikan sebagai perilaku BID`AH HASANAH. 
Demikian juga umat Islam yg melakukan pembacaan tahlil atau kirim doa untuk mayyit, melaksanakan perayaan maulid Nabi saw. mengadakan isighatsah, dll, termasuk BID’AH HASANAH. Sekalipun amalan-amalan ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. namun masih terdapat dalil-dalil Alquran-Haditsnya sekalipun secara ma’nawiyah.
Contoh  mudah, tentang pembacaan tahlil (tahlilan masyarakat), bahwa isi kegiatan tahlilan adalah membaca surat Al-ikhlas, Al-falaq, Annaas. Amalan ini jelas-jelas adalah perintah Alquran-Hadits. Dalam kegiatan tahlilan juga membaca kalimat Lailaha illallah, Subhanallah, astaghfirullah, membaca shalawat kepada Nabi saw. yang jelas- jelas perintah Alquran-Hadits. Ada juga pembacaan doa yang disabdakan oleh Nabi saw. : Adduaa-u mukhkhul ‘ibadah. Atrinya : Doa itu adalah intisari ibadah. Yang jelas, bahwa menghadiri majelis ta`lim atau majlis dzikir serta memberi jamuan kepada para tamu, adalah perintah syariat yang terdapat di dalam Alquran-Hadits.
Hanya saja mengemas amalan-amalan tersebut dalam satu rangkaian kegiatan acara tahlilan di rumah-rumah penduduk adalah BID`AH, tetapi termasuk bid’ah yang dikatagorikan sebagai BID`AH HASANAH. Hal itu, karena senada dengan shalat sunnah malam berjamaah yang dikhususkan di bulan Ramadhan, yang kini menjadi kebiasaan tokoh-tokoh Wahhabi Arab Saudi. 
Nabi saw. dan para ulama salaf,  juga tidak pernah berdakwah lewat pemancar radio atau menerbitkan majalah dan bulletin. Bahkan pada saat awal Islam berkembang, Nabi saw. pernah melarang penulisan apapun yang bersumber dari diri beliau saw. selain penulisan Alquran. Sebagaiman di dalam sabda beliau saw. : La taktub `anni ghairal quran, wa man yaktub `anni ghairal quran famhuhu. Artinya: Jangan kalian menulis dariku selain alquran, barangsiapa menulis dariku selain Alquran maka hapuslah. Sekalipun pada akhir perkembangan Islam, Nabi saw. menghapus larangan tersebut dengan Hadits : Uktub li abi syah. Artinya: Tuliskanlah hadits untuk Abu Syah. 
Meskipun sudah ada perintah Nabi saw. untuk menuliskan Hadits, tetapi para ulama salaf tetap memberi batasan-batasan yang sangat ketat dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh para muhadditsin. Fenomena di atas sangat berbeda dengan penerbitan majalah atau bulletin.
            Dalam penulisan artikel untuk majalah atau bulletin, penulis hanyalah mencetuskan pemahaman dan pemikirannya, tanpa ada syarat-syarat yang mengikat, selain masalah susunan bahasa. Jika memenuhi standar jurnalistik maka artikel akan dimuat, sekalipun isi kandungannya jauh dari standar kebenaran syariat. 
Contohnya, dalam penulisan artikel, tidak ada syarat tsiqah (terpercaya) pada diri penulis, sebagaimana yang disyaratkan dalam periwayatan dan penulisan Hadits Nabi saw. Jadi sangat berbeda dengan penulisan Hadits yang masalah ketsiqahan menjadi syarat utama untuk diterima-tidaknya Hadits yang diriwayatkannya. 
Namun, artikel majalah atau bulletin dan yang semacamnya, jika berisi nilai-nilai kebaikan yang sejalan dengan syariat, dapat dikatagorikan sebagai BID’AH HASANAH, karena berdakwah lewat majalah atau bulletin ini, tidak pernah dilakukan oleh Nabi saw. maupun oleh ulama salaf manapun. Namun  karena banyak manfaat bagi umat, maka dapat dibenarkan dalam ajaran Islam, selagi tidak keluar dari rel-rel syariat yang benar.